editor [Alawy Ali Imran Muhammad] ; ilustrator [Humaira Liatussoliha]

Join to our blog

Kamis, 06 Mei 2010

era baru,era madinah

Madinah al-Munawarah, 1 Hijriyah/622 Masehi

@ Nabi S.a.w akhirnya menemukan tempat yang sangat tepat untuk menyebarkan dakwah Islam,dan menyampaikan risalah kenabian pada umat manusia. Tempat yang strategis,lingkungan yang mendukung,dan penduduk yang seluruhnya mengikuti beliau.

@ langkah pertama yang beliau lakukan adalah mengatur tata kota. Nama kuno "Yatsrib",beliau hapus,dan beliau mempopulerkan nama "al-madinah al-munawwarah",terkadang nama "Thoybah".

@ usai itu,beliau segera membangun Masjid Nabawi. Sebagai pusat seluruh kegiatan dakwah beliau. Beliau memilih tempat di mana ontanya,al-qoswa,pertama kali berhenti. Dan tempat tersebut awalnya adalah milik dua anak yatim dari kerabat dekat beliau,suku bani najjar, oleh beliau, tanah tersebut dibeli.

@ saat pembangunan,beliau sebagai Nabi dan pemimpin,turun sendiri turut serta bahu membahu bersama sahabatnya membangun masjid, memindah batu bata,mengangkat pelapah kurma,dan seterusnya. Hal yang membuat sahabat begitu bersemangat saat melihat Nabinya bergabung dalam pekerjaan pembangunan masjid itu. Nabi pun juga berdendang saat itu juga,untuk menambah gairah para sahabatnya

@ usai membangun masjid, beliau membangun juga di sampingnya rumah sederhana, dengan petak-petak kamar kecil untuk istri-istri beliau. Kemudian Nabi pindah ke rumah kecil itu,setelah sebelumnya sempat berdiam di kediaman Abu Ayyub al-anshari.

@ dan masjid itu,tidak hanya sekedar tempat sholat,atau untuk menyampaikan wahyu saja,pada perkembangan berikutnya, masjid Nabawi menjadi pusat pemerintahan negara islam pertama di dunia, sekaligus barak militer, dan pesantren serta kampus kehidupan yang pada masa-masa setelah Nabi,didikan masjid Nabawi tersebut bergerak dan merubah wajah dunia

######

@ pada permulaan tahun ini,di syariatkan adzan,melalui mimpi terkenal dari salah satu sahabat. Setelah sempat ada usulan untuk membunyikan lonceng,atau menabuh tambur,atau menyalakan api sebagai tanda masuk sholat

@ konon sebelum kedatangan Nabi,yatsrib adalah kota yang penuh wabah. Tak sedikit para sahabat yang jatuh sakit dengan keadaan udara kota yatsrib, demam teramat tinggi mereka alami. Hingga oleh Nabi,dengan mukjizat beliau,wabah itu dipindah jauh ke luar kota,tepatnya di juhfah. Saat pindah,wabah itu berbentuk wanita hitam yang terusir keluar kota

Tidak ada komentar:

Posting Komentar