editor [Alawy Ali Imran Muhammad] ; ilustrator [Humaira Liatussoliha]

Join to our blog

Senin, 12 April 2010

perjalanan tanpa halangan

@ Nabi terus melanjutkan perjalanan tanpa ada halangan berarti apapun dari kafir Quraisy. Pengejaran terakhir adalah oleh Suroqoh,dan itu pun gagal. Beliau tetap mengambil jalur pantai menuju ke kota Madinah, tempat para sahabat dan kaum muslimin menunggu beliau.

@ di tengah perjalanan,beliau sempat singgah pada tenda salah seorang penduduk arab pedesaan, Ummu Ma'bad al-khuza'iyyah (wanita inilah yang dengan detail mampu menggambarkan ciri fisik Nabi S.a.w). Di tenda wanita tua ini,beliau menampakkan mukjizatnya. Seekor kambing yang sangat kurus,beliau usap kantong susunya,dan seketika penuh dengan air susu, seluruh rombongan hijrah Nabi itu pun minum air susu kambing itu sampai puas. Saat rombongan Nabi telah lewat, suami Ummu ma'bad datang, sang istri pun menceritakan apapun yang dilihatnya pada suaminya. Sang suami hanya terbengong menganga,seraya berkata : "demi Allah,dia adalah orang yang dicari-cari Quraisy !"

@ di tengah perjalanan,rombongan nabi sempat bertemu dengan kafilah suku aslam,yang terdiri dari 80 kepala keluarga. Seluruhnya memeluk islam di tangan Nabi. Beliau juga bertemu dengan kafilah dagang Makkah yang pulang dari Syam, salah satu sahabat Nabi, Zubair bin Awwam juga beserta rombongan itu,yang lantas mengganti baju Nabi dan Abu Bakr dengan baju berwarna putih...

TIBA DI QUBAA
@ dan setelah seminggu perjalanan,sejak hari senin keluar dari gua tsur, akhirnya rombongan Nabi tiba di Qubaa. Sekitar 8 km dari pusat kota Madinah. Di sini Nabi bermukim 4 hari dan mendirikan masjid beliau yang pertama. Masjid pertama kali yang pondasinya diletakkan atas dasar taqwa semenjak masa kenabian.

@ saat di Qubaa, Ali bin Abi Tholib tiba juga di Qubaa, menyusul beliau berhijrah,usai mengembalikan semua amanat yang dititipkan pada Nabi,kepada pemilik masing-masing. Ali bin Abi Tholib hijrah sembari berjalan kaki,dan setiba di Qubaa hampir dalam keadaan buta,akibat mengarungi ganasnya badai padang pasir yang mengamuk kala itu.

@ dan hari saat kedatangan Nabi di Qubaa ini,yang di kemudian hari, saat khilafah Umar bin Khotthob,ditetapkan sebagai permulaan tahun Hijriyah.

@ tepat pada hari jumat,atas perintah Allah, rombongan Nabi melanjutkan perjalanan. Dan saat di perkampungan Bani Salim bin Auf, beliau mendirikan shalat jumat yang pertama kali,sekaligus menyampaikan khutbah singkat...

@ penduduk Madinah telah menunggu dengan berdebar, kabar bahwa Nabi telah sampai di Qubaa sampai juga pada penduduk Madinah. Mereka tak sabar menunggu beliau. Tiap pagi,seisi kota berduyun-duyun ke pinggiran kota,menunggu Nabi,dan mereka baru beranjak saat dhuhur,setelah memastikan Nabi tak hadir hari itu... Hari yang teramat menegangkan bagi penduduk Madinah. Orang-orang muhajirin dan anshar...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar